PWNU Gelar Doa Bersama Untuk Korban Ambruknya Ponpes Al-KhozinyDoa bersama dihadiri pengasuh Ponpes Al-Khoziny, KH Abdus Salam Mujib

PWNU Gelar Doa Bersama Untuk Korban Ambruknya Ponpes Al-Khoziny

SurabayaSuasana haru menyelimuti Gedung Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur saat digelar doa bersama dan tahlil bagi para korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo.

Kegiatan doa bersama  kali ini dihadiri langsung oleh pengasuh Ponpes Al-Khoziny, KH Abdus Salam Mujib, beserta keluarga para santri yang meninggal dunia. Selain jajaran pengurus PWNU dan PBNU, hadir pula Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang menyerahkan bantuan kepada keluarga korban.

Dalam acara tersebut, pemerintah melalui Kementerian Sosial memberikan bantuan uang tunai kepada 17 keluarga santri yang menjadi korban meninggal. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus menjadi bentuk empati dan tanggung jawab negara terhadap warga yang terdampak.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, selain menyalurkan bantuan, pihaknya juga ingin mendengarkan langsung keluhan dan kebutuhan prioritas dari keluarga korban maupun para santri yang selamat.

 “Kami datang bukan hanya untuk memberikan bantuan, tapi juga mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan mereka ke depan,” ujar Saifullah Yusuf.

Diketahui Tragedi ambruknya bangunan Ponpes Al-Khoziny pada 29 September lalu menewaskan puluhan santri dan melukai belasan lainnya. Hingga kini, proses pendampingan bagi keluarga korban dan perbaikan fasilitas pesantren terus dilakukan oleh berbagai pihak.(bank)