Banjir di Semarang dan Demak Mulai Surut, Pemprov Jateng Siapkan Penanganan Jangka PanjangIlustrasi Jalan Pantura setelah Banjir

Banjir di Semarang dan Demak Mulai Surut, Pemprov Jateng Siapkan Penanganan Jangka Panjang

Semarang – Banjir yang sempat melanda wilayah Semarang dan Demak kini mulai surut. Meski begitu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menegaskan masih terus menyiapkan langkah penanganan jangka menengah dan panjang untuk mencegah banjir serupa terulang.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turun langsung ke lapangan bersama Kepala BNPB Suharyanto pada Selasa (4/11/2025). Keduanya meninjau mesin pompa air Sringin Terboyo dan proyek kolam retensi Terboyo, yang menjadi bagian dari upaya pengendalian banjir.

 “Hari ini kami bersama BNPB meninjau modifikasi cuaca, pompa, dan kolam retensi. Semua langkah dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota,” ujar Luthfi.

Ia menegaskan, pemerintah akan terus hadir untuk mempercepat penanganan banjir agar Semarang tidak lagi menjadi langganan genangan air.

Sementara  Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, ia mendapat tugas langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan penanganan banjir berjalan baik.

 “Alhamdulillah kondisi sudah jauh lebih baik. Masih ada genangan kecil, tapi dalam dua hingga tiga hari ke depan kami pastikan kering dan terkendali,” katanya.

Meski demikian, BNPB tetap siaga karena BMKG memperkirakan curah hujan tinggi masih berlangsung hingga awal 2026. Untuk itu, dilakukan operasi modifikasi cuaca dengan mengerahkan dua pesawat yang beroperasi 24 jam penuh untuk mengurangi potensi awan hujan lebat. (Orde)