Penumpang KA Purwojaya Ceritakan Detik-detik Gerbong Anjlok di BekasiIlustrasi Penumpang KA Purwojaya Ceritakan Detik-detik Gerbong Anjlok di Bekasi

Penumpang KA Purwojaya Ceritakan Detik-detik Gerbong Anjlok di Bekasi

Bekasi — Suasana perjalanan KA Purwojaya jurusan Gambir–Kroya pada Sabtu (25/10/2025) siang mendadak berubah tegang. Dua gerbong paling belakang kereta tiba-tiba keluar dari rel saat melintas di kawasan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, sekitar pukul 14.00 WIB.

Meski sempat menimbulkan kepanikan, seluruh 232 penumpang dilaporkan selamat. Tidak ada korban luka, hanya rasa syok dan kebingungan.

“Tiba-tiba kereta terasa bergoyang keras, lalu berhenti mendadak. Penumpang panik, tapi petugas langsung menenangkan kami,” cerita Rian (34), salah satu penumpang tujuan Cilacap.

Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa insiden terjadi di jalur emplasemen Kedunggedeh kilometer 56+1/2. Dua gerbong belakang keluar dari rel setelah melintas di jalur tersebut.

“Tim kami langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi penumpang dan memeriksa jalur. Saat ini penanganan sedang dilakukan,” kata Ixfan dalam keterangan resminya.

Rangkaian KA Purwojaya terdiri dari satu lokomotif, delapan gerbong eksekutif, satu kereta makan, dan satu kereta pembangkit. Dua di antaranya mengalami anjlok di bagian paling belakang.

Petugas KAI bersama Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) segera mengamankan lokasi. Warga yang berkerumun di sekitar rel juga diminta menjauh agar proses evakuasi berjalan lancar.

Hingga Sabtu sore, tim teknis masih bekerja di lapangan untuk memperbaiki posisi gerbong dan memeriksa kondisi rel.

Beberapa penumpang yang dievakuasi sempat beristirahat di area sekitar stasiun Kedunggedeh. Banyak di antara mereka mengaku bersyukur karena insiden tidak menimbulkan korban jiwa.

“Kami cuma kaget saja. Untung semua cepat ditangani,” kata Ratna, penumpang lain yang ikut dalam perjalanan tersebut.

Peristiwa ini menambah daftar kejadian anjloknya kereta di jalur Jawa Barat dalam beberapa bulan terakhir. Namun, seperti kejadian sebelumnya, respons cepat petugas dinilai membantu mencegah hal-hal yang lebih fatal. (bank)