Lumajang — Warga Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Lumajang, mulai mengevakuasi barang berharga dan ternak pada Minggu (7/12/2025). Langkah ini dilakukan karena timbunan material lahar Gunung Semeru di permukiman sudah mencapai sekitar 4 meter.
Pantauan di lokasi menunjukkan hanya atap-atap rumah warga yang masih terlihat. Sehari sebelumnya, dusun ini diterjang banjir lahar Semeru pada Sabtu (6/12/2025).
Sebanyak 17 rumah warga sebelumnya dilaporkan tertimbun material pasir dan batu. Saat kejadian, 137 kepala keluarga (KK) mengungsi ke bukit di atas permukiman demi menghindari terjangan lahar.
Pada pagi hari, warga yang mengungsi mulai turun kembali untuk menyelamatkan barang-barang milik mereka, mulai dari sofa, kasur, hingga ternak kambing.
Parnito, salah satu warga, mengatakan rumahnya tidak rusak, namun material lahar telah mencapai teras. Ia khawatir banjir susulan dapat menimbun rumahnya.
“Memang tidak terdampak langsung, tapi banjirnya sudah di depan rumah. Kalau ada banjir lagi, pasti habis rumah saya. Makanya saya evakuasi dulu,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Lumajang Isnugroho menyampaikan hasil asesmen terbaru. Tercatat 15 rumah warga, 3 sepeda motor, dan 1 bangunan masjid tertimbun material vulkanik. Data dari lokasi lain seperti Dusun Kajang Kosong masih dalam proses pendataan.
“Data terbaru di Sumberlangsep ada 15 rumah dan 1 masjid tertimbun. Untuk wilayah lain masih kami rekap,” kata Isnugroho.
Warga diminta tetap waspada karena potensi banjir lahar masih bisa terjadi, terutama saat hujan turun di kawasan Semeru.(alr)
(Ilustrasi) Matrial Lahar Semeru Capai 4 Meter, Timbun Desa Sumberlangsep 













Komentar
Tuliskan Komentar Anda!